tBTC dimulai

Inime production
2 min readOct 28, 2020

tBTC, sebuah proyek open source yang memungkinkan orang untuk menggunakan bitcoin secara aman di apps DeFi Ethereum, dimulai dan siap untuk di gunakan, sebuah project dari Keep, Summa dan Cross-Chain Group, tBTC memungkinkan orang untuk menukar BTC untuk TBTC, sebuah token ERC-20 yang bisa digunakan pada platform Defi, dengan nilai 1:1.

Setiap token TBTC secara penuh didukung dan disesuaikan oleh setidaknya 1 BTC yang telah di siapkan, tBTC adalah “trustless” menggnakan suar acak untuk memilh “penandatangan” yang bertanggung jawab pada penyetoran BTC, pengguna dapat mengkonversi tBTC ke BTC dan sebaliknya tanpa membutuhkan perantara, ada 3 langkah untuk mencetak tBTC pada tbtc.network dan melacak bitcoin mereka.

Proyek menggunakan ambang ECDSA, yang telah teraudit dan digunakan pada dompet dan beberapa pertukaran. melalui Nexus Mutual, ada pengamanan dana untuk menutupi masalah solidity pada ethereum.

tBTC telah mengalami tiga audit, tBTC menyelesaikan audit keamanan pertama dengan ConsenSys, pada maret. pada juni, audit kedua melalui Trail of Bits telah disimpulkan, dan pada agustus ada audit bittcoin yang diadakan dengan Sergei Delgado.

peluncuran tBTC sesuai dengan model “rilis kandidat”, progres rilis kandidat dari 0, ke 1, ke 2 dan setereusnya sampai kandidat dianggap final dan ditingkatkan ke rilis stabil.

Peluncuran alpha tBTC — diketahui sebagai rc.0 — telah berlangsung pada mainnet pada may setelah audit publik dari ConsenSys Diligence, sebuah masalah di temukan dan ada penjedahan menerima dana baru, rc.1 memecahkan masalah ini, dan itu berlangsung pada September.

Dapp angsung yang gsaat ini dubanggung pada atop rc.1 akan tetap dalam periode alpha untuk beberapa minggu, selama itu akan ada batas pasokan yang ditingkatkan kemudian akan ada pemotongan rilis beta.

rc.1 memili hard cap pada pasokan tBTC, mulai dari 100BTC dalam minggu pertama, setiap minggu, contract akan melonggarkan batasan penyetoran berdasarkan jadwal yang telah di tentukan.

untuk 48 jam pertama setelah dimulainya, ada batas supply reendah untuk memungkinkan pengujian berisiko rendah. batasan supply akan meningkat setelahnya ke 100 tBTC untuk minggu pertama, lalu naik ke 250 tBTC seminggu kemudian.

cap pasokan akan meningkat 250 tBTC setiap minggu sampai mencapai 1000 tBTC, setelah itu, meningkat ke 500 tBTC setiap minggu sampai mencapai 3000 tBTC sembilan bulan setelah dimulainya, Kemudian, seminggu kemudian batas pasokan akan diangkat menjadi 21 juta TBTC.

jika ada poin kelemahan kritikal ditemkan di smart contracts, akan ada penjedahan deposit darurat. dan penarikan dana yang diikuti dengan pemindahan kontrak yang telah diperbaiki sebagai rc.2, mengatur ulang jadwal setelah 6 bulan tanpa insiden, tombol emergu akan di matikan.

--

--